Gateway = Pintu Keluar
Gateway, merupakan suatu istilah yang sangat sering dijumpai terutama dalam dunia networking. Apa itu gateway? Apa Fungsinya? Mengapa Harus ada gateway? mungkin pertanyaan-pertanyaan seperti itu yang sering muncul dalam benak kita. Gateway merupakan suatu sistem yang menerjemahkan antara dua protokol atau lebih jaringan yang berbeda. Kita tahu sendiri kalau node dalam jaringan harus memiliki IP Address yang unik, artinya tidak boleh sama antara satu dengan yang lainnya. Untuk dapat berkomunikasi dengan jaringan yang berbeda protokol maka mutlak diperlukan sebuah gateway ini juga berlaku ketika ingin berkomunikasi diantara dua sistem yang berbeda network. Jadi dapat disimpulkan bahwa fungsi dari gateway adalah sebagai penghubung antara jaringan yang satu dengan yang lainnya, ini berbeda dengan router yang berfungsi untuk mencari “the best path” / jalur terbaik untuk meneruskan paket data.
Dalam suatu sistem networking terlebih dalam bentuk implementasi dari jaringan WAN (WAN Networking) mutlak diperlukan sebuah gateway yang fungsinya sebagai penghubung jaringan LAN ke jaringan WAN, tetapi untuk jaringan LAN sendiri tidak perlu gateway karena LAN berada dalam satu network dan kita tau sendiri bahwa di dalam WAN itu sendiri pasti terdapat LAN. Peran gateway sebagai penghubung dan perantara sangat berperan penting sebagai komunikasi dari satu jaringan ke jaringan yang lainnya. Oleh sebab itu konfigurasi harus dilakukan baik di gateway maupun di node jaringan untuk memberikan instruksi agar komunikasi dapat dilakukan dengan baik.
Mungkin banyak sekali network device yang terhubung dalam jaringan, tetapi hal penting adalah komunikasi antar jaringan dalam hal inilah peran gateway diperlukan. Sebagai pintu keluar gateway menyambungkan komunikasi antara satu jaringan ke lainnya.